• LiveSmart Indonesia

Yuk Ajarkan Anak Mengatur Finansial Sesuai Usianya



Orang tua mana sih, yang nggak mau anaknya ‘melek keuangan’ saat mereka dewasa nanti? Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya agar dapat lebih sukses dari orang tuanya. Maka dari itu, pengetahuan anak soal keuangan harus didik sejak dini dan peran orang tualah yang utama dalam mengajarkan anak-anaknya dalam mengatur keuangan.


Tapi, nggak semua hal dapat diajarkan dalam satu waktu. Anak-anak sebaiknya diajarkan bertahap sesuai dengan usia mereka agar mereka dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan menjadikan kebiasaan hingga mereka dewasa nanti. Apa saja sih yang harus diajarkan dan umur berapa saja yang cocok untuk pengajaran tertentu?


Usia 9-12 tahun

Pada usia ini, kita dapat mengajarkan anak memilah-milah untuk berbelanja sesuai kebutuhan berdasarkan harga, fungsi dan kualitasnya. Salah satunya dengan membandingkan 2 barang yang sama di tempat yang berbeda (berbeda toko, ataupun offline dengan online). Dari sini mereka juga bisa mulai mengenal online shop yang saat ini sudah sangat menempel dengan masyarakat. Namun orang tua harus menegaskan kembali pada mereka untuk tidak sembarangan melakukan transaksi online karena memiliki informasi yang bersifat pribadi, misalnya tanggal lahir, sekolah, nomor telepon, alamat dan nomor kartu. Kita sebagai orang tua juga sangat dianjurkan untuk memantau website apa saja yang anak-anak kita akses.


Usia 13-15 tahun

Pada tahap ini, anak mulai masuk ke usia remaja. Mulailah untuk memperkenalkan mereka dengan investasi. Langkah awalnya dapat berupa pembagian uang jajan sang anak menjadi 3 bagian (belanja, menabung, investasi) sesuai kesepakatan bersama antara orang tua dengan anaknya. Dalam hal memperkenalkan investasi pada anak, bisa juga langsung dibaca artikel kami mengenai perkenalan investasi pada anak di sini.


Usia 16 tahun ke atas

Pada usia ini kita sudah bisa mulai menganggap bahwa anak kita sudah memasuki usia persiapan ke tahap dewasa. Kita pun sebagai orang tua harus dapat memperlakukan mereka layaknya orang dewasa agar menjadi kebiasaan bagi sang anak. Contohnya, berilah mereka kepercayaan untuk memilih universitasnya sendiri, lalu ajak mereka untuk diskusi mengenai biaya apa saja yang dibutuhkan saat di universitas nanti. Di sini anak akan belajar mengenai financial planning yang penting dan akan mereka gunakan ketika dewasa nanti. Jangan takut untuk memberi mereka pengetahuan juga mengenai kartu kredit, namun tidak perlu untuk memberikan mereka kartu kredit. Cukup memberikan pengertian dan manfaatnya agar mereka sadar dan tidak terjerat hutang atau kredit saat mereka dewasa nanti.


Stay tuned juga ya di platform Livesmart yang lainnya:

Facebook

Instagram

Spotify (Podcast)

Twitter

33 views
LOGO.png
  • Green Lake City, Ruko Colosseum No.12, Cengkareng, Jakarta Barat

  • UNION SPACE 6th floor. PIK Avenue, Jl. Pantai Indah Kapuk, RT.6/RW.2, Penjaringan, Jakarta Utara

Contact Us:

  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • Twitter - Black Circle
  • LinkedIn - Black Circle

©2020 BY LIVESMART INDONESIA