• LiveSmart Indonesia

Kesalahan Parents Dalam Mendidik Anak Pertama dan Kedua!

Updated: May 18



Saat punya anak pertama, parents cenderung mempelajari anaknya, mencoba mencari tau personality anak dan bagaimana cara menghadapinya.

Lalu lahirlah anak kedua yang memiliki personality yang berbeda dengan kakaknya, namun kebanyakan parents menerapkan perlakuan yang sama dengan anak pertama.

Apakah anak kedua dapat bertumbuh dengan maksimal jika parents menerapkan parenting yang sama dengan anak pertamanya?

Setiap anak memiki kepribadian dan karakter yang berbeda-beda lho parents, bagaimana cara mengetahui kepribadian anak dan menyesuaikan pola asuh yang baik untuk setiap anak?

1. Karakter Sanguinis

Anak dengan karakter ini biasanya sangat menonjol. Mereka memiliki kepribadian ceria, mudah bergaul dan energi. Di sisi lain, mereka juga pribadi yang mudah bosan dan sulit berkonsentrasi saat melakukan sesuatu. Sebagai orang tua, cobalah untuk melatih fokusnya sekaligus mengajarinya untuk berkomitmen.

2. Karakter Koleris

Jika dilihat sekilas, anak koleris mirip dengan anak yang berkarakter sanguinis. Mereka sama-sama penuh semangat dan suka melakukan hal-hal yang seru. Mereka juga tahu dengan pasti apa yang mereka inginkan. Bedanya, tipe koleris cenderung melakukannya sembarangan dan tidak sabaran. Ketika anak koleris sedang jengkel atau marah, cobalah untuk membiarkannya reda baru mengajaknya bicara.

3. Karakter Melankolis

Seperti anak-anak koleris, tipe melankolis juga memahami keinginan pribadinya dan berusaha untuk mendapatkannya. Kadang, mereka tampak keras kepala. Di sisi lain, mereka penuh perhitungan dan jarang melakukan hal-hal yang sifatnya sembrono. Jenis karakter anak melankolis juga biasanya tidak suka akan sesuatu yang tak terduga dan tidak berjalan sesuai dengan rencananya. Yang harus Parents lakukan sebagai orang tua adalah setia mendengar keluh kesahnya saat dia sedang kecewa.

4. Karakter Plegmatis

Jika si kecil memiliki karakter plegmatis, dia akan dianggap pemalu dan kadang terkesan membosankan. Padahal ini karena mereka itu tenang, penuh perhatian dan tidak suka tergesa-gesa. Ketika mereka sudah menemukan motivasinya melakukan sesuatu, dia akan melakukannya dengan maksimal. Sebagai orang tua, kita harus banyak bersabar dan menunggu sampai si kecil benar-benar siap.

kebanyakan orangtua menerapkan pola asuh yang sama terhadap anak pertama dan anak keduanya, padahal kedua kakak adik ini mempunyai personality yang berbeda, sebagai parents yang bijak, kita perlu mengetahui personality dan potensi bakat pada setiap anaknya dan menyesuaikan pola asuh yang berbeda pada setiap anak.


Stay tuned at another Livesmart platform:

Facebook

Instagram

Spotify (Podcast)

Twitter

15 views
  • Green Lake City, Ruko Colosseum No.12, Cengkareng, Jakarta Barat

  • UNION SPACE 6th floor. PIK Avenue, Jl. Pantai Indah Kapuk, RT.6/RW.2, Kamal Muara, Penjaringan,

North Jakarta City, Jakarta 14470

©2020 BY LIVESMART INDONESIA

  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • Twitter - Black Circle
  • LinkedIn - Black Circle