• LiveSmart Indonesia

Jangan Menjadi Orang Tua Sibuk Yang Jauh Dari Anak

Updated: Apr 4, 2019



Banyak yang sudah merasakan hal ini. Orang tua sibuk bekerja setiap hari dan tidak mempunyai energi lebih saat tiba di rumah untuk berkomunikasi dengan anaknya. Bahkan tidak sedikit yang sibuk juga di akhir pekan yang seharusnya dihabiskan bersama keluarga. Hasilnya pun sang anak merasa terbengkalai dan tidak diperhatikan.


Maka dari itulah biasanya sang anak mencari perhatian dari tempat lain yang berpengaruh buruk bagi perkembangannya. Contohnya gadget yang digunakan untuk bermain game digital sepanjang hari. Hal ini dapat menyebabkan gadget addiction terhadap anak dan dapat mempengaruhi konsentrasinya dalam pelajaran.


Selain gadget addiction, masalah yang dapat ditimbulkan tidak hanya itu. Komunikasi antar orang tua dan anak juga akan menjadi terhambat karena selain sang anak yang sibuk dengan gadget, sang anak cenderung menghindari obrolan dengan orang tua karena dirasa kurang familiar.


Tidak mau sampai hal di atas terjadi, kan?


Simak beberapa poin di bawah ini untuk menjadi orang tua yang lebih berada di tengah-tengah kehidupan anak:


· Berkomunikasi Dengan Anak Setiap Hari/Quality Time

Sesibuk apapun, seletih apapun, dan sesusah apapun itu, harus tetap ada komunikasi antar orang tua dan anak. Meskipun orang tua letih setelah pulang kerja, usahakan untuk tidak menyatakan keletihannya kepada anak karena sang anak akan merasa tidak dihargai atau tidak penting dibandingkan dengan pekerjaan orang tuanya. Sediakanlah beberapa waktu untuk sharing dengan anak, mendengarkan hari-harinya, serta membantu masalah yang ia hadapi, atau bahkan as simple as makan malam bersama. Hal kecil yang terlihat sepele ini akan orang tua rasakan hasilnya jauh-jauh di kemudian hari apabila dilakukan.


· Jangan Sibuk Dengan Gadget/Smartphone

Ketika sedang menghabiskan waktu dengan anak, janganlah orang tua terpaku pada layar Smartphonenya. Sang anak akan merasa tidak diperdulikan atau bahkan, sang anak akan berakhir mengikuti/mencontohi gerak-gerik orang tuanya yang menggunakan gadget terus-menerus karena dari siapa lagi mereka akan mencontoh?


· Jangan Melampiaskan Masalah Pada Anak

Sang anak tidak tahu apa saja yang telah orang tuanya lewati dalam hari itu. Mereka hanya menantikan orang tuanya pulang untuk menghabiskan waktu bersama dan menceritakan harinya. Namun beberapa orang tua yang sedang tidak dalam mood yang baik, terkadang merasa kesal dan menuangkan semuanya kepada anaknya. Sang anak pun akan kehilangan kepercayaan diri dan pada orang tuanya. Justru dengan adanya anak, mereka dapat mencerahkan dan menyemangati hari orang tua.


Merasa susah dengan cara-cara di atas? Kenyataannya pasti susah. Semua kembali lagi pada diri orang tua masing-masing. Apabila diusahakan pasti berhasil karena tidak ada yang mustahil di dunia ini. Untuk menjadi orang tua pun adalah pilihan orang tua sendiri, jadi harus menjadi orang tua yang paling baik untuk anak-anak.


Stay tuned juga ya di platform Livesmart yang lainnya:

Facebook

Instagram

Spotify (Podcast)

180 views
  • Green Lake City, Ruko Colosseum No.12, Cengkareng, Jakarta Barat

  • UNION SPACE 6th floor. PIK Avenue, Jl. Pantai Indah Kapuk, RT.6/RW.2, Kamal Muara, Penjaringan,

North Jakarta City, Jakarta 14470

©2020 BY LIVESMART INDONESIA

  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • Twitter - Black Circle
  • LinkedIn - Black Circle