• LiveSmart Indonesia

Asal Muasal Anak Kecanduan Gadget



Untuk mom and dad di luar sana, apakah kalian termasuk orang tua yang selalu memberikan gadget supaya si kecil tidak ribut?


Kalau iya, hal itu akan menjelaskan mengapa saat ini anak-anak anda tidak bisa lepas dari gadget, bahkan hingga usia remaja.


Tim peneliti yang diketuai Dr Jenny Radesky menganalisa data-data dari penelitian sebelumnya terkait penggunaan gadget dengan perkembangan sosial-emosional anak. Ditemukan, untuk anak usia 2,5 tahun ke bawah aplikasi di gadget seperti tablet pc dan smartphone tidak terlalu bermanfaat bagi mereka. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa anak di bawah usia 30 bulan tidak bisa belajar dengan efektif melalui tayangan di televisi atau video. Justru, mereka akan lebih bisa belajar melalui interaksi di kehidupan nyata.


Hal ini akan terbawa terus hingga anak-anak bertumbuh dan mulai masuk sekolah. Mereka yang kurang terbekali keterampilan sosialnya akan jauh lebih susah berteman dengan anak yang sudah terbiasa berinteraksi dengan anggota keluarganya, dan mengeksplor lebih jauh mengenai emosinya. Hal inilah yang membuat anak ‘kecanduan’ gadget. Sebagian besar hidupnya yang dihabiskan untuk bermain gadget, tidak mengetahui hal lain yang dapat ia kerjakan dan mereka sudah merasa nyaman dengan gadget tersebut.


Tapi bukan berarti anak tidak boleh diperkenalkan dengan gadget, ya.


Cara-cara ini dapat membantu orang tua dalam memperkenalkan gadget kepada anak-anak. Coba disimak ya mom and dad!


1. Dr. Jenny menyarankan untuk membatasi penggunaan gadget pada anak yaitu 2 jam perhari, termasuk konsumsi TV. Saat anak ngambek atau marah-marah latih ia untuk mengutarakan perasaannya secara verbal, sejak dini, dan alihkan dengan kegiatan lain yang melibatkan interaksi langsung dengan lingkungan di sekitarnya


2. Ketahui waktu yang tepat untuk memperkenalkan gadget pada anak. Pada usia 5 tahun perkembangan otak anak sudah optimal apabila diberikan rangsangan sensorik secara langsung berbeda dengan anak di bawah usia 5 tahun yang diberi gadget akan berdampak berkelanjutan apalagi bila tidak didampingi oleh orang tua sehingga akan berdampak pada kurangnya interaksi dengan lingkungannya.


3. Gunakan gadget sebagai sarana untuk belajar anak. Banyak lho aplikasi yang dapat digunakan untuk memperluas pengetahuan anak, dan menemukan minatnya untuk tujuan hidupnya.


Gadget pada anak memang tidak selamanya buruk. Semua hal dapat dipergunakan dengan baik apabila kita menanamkannya sejak dini, dan tahu tujuan terbaiknya serta menggunakannya sebaik mungkin.


Stay tuned juga ya di platform Livesmart yang lainnya:

Facebook

Instagram

Spotify (Podcast)

9 views
LOGO.png
  • Green Lake City, Ruko Colosseum No.12, Cengkareng, Jakarta Barat

  • UNION SPACE 6th floor. PIK Avenue, Jl. Pantai Indah Kapuk, RT.6/RW.2, Penjaringan, Jakarta Utara

Contact Us:

  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • Twitter - Black Circle
  • LinkedIn - Black Circle

©2020 BY LIVESMART INDONESIA